The Diary Game [April 1, 2021] Discussion with US Consulate General: It's' Not April Mop!

지난달

01.jpg
Diskusi dengan Ibu Konjen Amerika Serikat di Medan, Jesicca Paricatha, bersama sejumlah jurnalis di Aceh dan Medan.


BEBERAPA hari sebelumnya, aku sudah mendapatkan informasi aka nada diskusi dengan Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Medan. Hanya dengan beberapa orang saja, sebagian besar adalah jurnalis dari Aliansi Jurnalis Independen yang pernah mengikuti International Visiter Leadership Progam (IVLP) ke Amerika Serikat.

Ini hanya diskusi ringan saja. Aku baru tahu Konjen AS di Medan sudah berganti dengan Jessica. Sebelumnya kupikir masih Konjen lama yang ramah dan pernah berdiskusi dengan mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh.

Jadwal kami diskusi dengan jadwal kuliahku bentrok. Ketika jadwal kuliah berakhir, jadwal diskusi baru dimulai. Olin dari Konjen AS sudah mengingatkan kalau tidak bisa, aku bisa mengikuti jadwal pekan berikutnya.

Tapi aku menyanggupi, meski harus menyelesaikan perkuliahan leibh awal karena memang secara kesehatan aku masih belum fit.

02.jpg
Beginilah meja kerja dan suasana di sekitarnya. Berantakan dan sangat tidak inspiratif, bagi orang lain.


03.jpg
Harus mengonsumsi Vermin secara rutin untuk mencegah tipes.


04.jpg
Suasana diskusi terbatas.


Aku hadir lima menit lebih awal dan kesempatan itu kami gunakan untuk saling bertegur sapa. Dari sekitar tujuh orang yang hadir dalam diskusi terbatas secara online tersebut, hanya dua orang yang belum aku kenal.

Yang satu, dari Medan yang tidak mendapatkan kesempatan bicara dan memperkenalkan diri secara khusus. Berarti aku menganggapnya staf Konjen AS di Medan, sebab ada Hans juga di ruangan maya itu dan ia tidak memperkenalkan diri. Hans sudah aku kenal karena sudah pernah berjumpa beberapa kali dengannya, di kediaman Konjen AS di Medan.

Kami hanya berdiskusi masalah ringan saja. Setelah diskusi itu berakhir, aku baru mandi pagi. Yah, seperti biasa, aku beraktivitas tanpa mandi terlebih dahulu.


05.jpg
Suasana tomnyang Azzahwa yang masih sepi sekitar pukul 16:00 WIB.


Setelah itu, aku baru minum obat. Badan masih kurang fit. Malam masih merasakan panas. Harusnya, aku total beristirahat dan harus ke dokter juga ke lab untuk pemeriksaan darah.

Tapi karena dulu sering merasakan sakit seperti ini, aku menganggapnya sama seperti sakit yang pernah aku rasakan.

Bunda dan anak-anak masih berada di rumah. Mereka akan berangkat hari ini ke Banda Aceh dengan Bang Adlin Shakubat, Manajer Jurnalis Pase Football Club.

Setelah mandi dan menyelesaikan pekerjaan kantor di rumah, aku memutuskan untuk pergi ke Kantor menjelang sore.


06.jpg
Karena tidak masuk kantor, koran dan majalah di lantai tidak ada yang mengambil.


07.jpg
Selfie dan sendirian di kantor.


Setelah itu, aku baru minum obat. Badan masih kurang fit. Malam masih merasakan panas. Harusnya, aku total beristirahat dan harus ke dokter juga ke lab untuk pemeriksaan darah.

Tapi karena dulu sering merasakan sakit seperti ini, aku menganggapnya sama seperti sakit yang pernah aku rasakan.

Bunda dan anak-anak masih berada di rumah. Mereka akan berangkat hari ini ke Banda Aceh dengan Bang Adlin Shakubat, Manajer Jurnalis Pase Football Club.

Setelah mandi dan menyelesaikan pekerjaan kantor di rumah, aku memutuskan untuk pergi ke Kantor menjelang sore.

Aku ingat, belum makan siang ini. Akhirnya aku membeli nasi goreng seafood di tomyang Azzahwa. Dan itu merupakan keputusan keliru.

Harusnya aku membeli nasi putih dengan tomyang saja yang lebih segar buatku yang sedang sakit. Chef-nya jarang aku lihat dan ketika pertama kali aku memesan nasi goreng mamak, pelayan di sana menjelaskan dia belum bisa memasak itu.

Biasanya, aku memesan nasi goreng jamur. Tapi karena sudah terbiasa dengan menu itu, aku mencoba yang lain. Bagi yang mau makan di Azzahwa, aku sangat tidak meerekomendasikan nasi goreng seafood. Rasanya terlalu manis dan banyak penyedap. Aku lebih suka yang alami, tanpa penyedap!

Aku bekerja sampai menjelang magrib dan setelah itu pulang. Dulu ada Riyan di kantor dan kami bisa bekerja sambil diskusi tentang apa pun. Tapi sejak istrinya pindah ke Lhokseumawe, Riyan sudah jarang pulang malam dari kantor.

Aku sendiri di rumah. Malam ini tidur sendiri, meski masih dalam kondisi sakit.[]


08.jpg
Nasi goreng seafood Azzahwa, tidak terlalu maknyuss menurutku.

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
STEEMKR.COM IS SPONSORED BY
ADVERTISEMENT
Sort Order:  trending

Postingan luar biasa, salam steemit. Samsul Nisam kirim salam ni bang Ayi.

·

Neu pakat samuel Nisam aktif di Steemit @gourdon.

·
·

Jeut bang,,,siapp

IMG_20201008_202623.jpg


SELAMAT

Postingan anda telah mendapat kurasi secara manual dari akun komunitas @steemseacurator.
Terimakasih telah berpartisipasi dalam komunitas Steem SEA

Kami akan sangat berterimakasih jika anda bersedia mendelegasikan Steem Power (SP) anda untuk kemajuan komunitas Steem SEA ini

Salam hangat
Anroja

Link pintas untuk delegasi:
100SP 200SP 500SP 750SP
1000SP 1500SP 2000SP 2500SP 3000SP

Postingan ini telah dihargai oleh akun kurasi @steemcurator08 dengan dukungan dari Proyek Kurasi Komunitas Steem.

Selalu ikuti @steemitblog untuk mendapatkan info terbaru.

Salam @ernaerningsih.