The Diary Game [April 3, 2021] Locked in the Children's Party of the Governor of North Sumatra |

지난달

01.jpg
Memulai hari dengan menulis di teras samping.


Aku tahu akan terkurung karena ada pesta orang kaya di depan rumah. Sebenarnya bukan pesta, tetapi syukuran pernikahan anaknya. Tapi namanya juga orang kaya. Syukuran aja sudah mirip pesta, padahal katanya itu sudah dilaksanakan dengan sederhana dan banyak tetangga tidak diundang karena masih dalam suasana Covid-91.

Aku juga tidak ada undangan. Jadi, kupikir bisa melakukan kegiatan lain dan bisa beristirahat karena masih kurang fit. Setidaknya ada dua pesta yang harus kuhadiri. Pertama, turun tanah anak @levycore di Tumpok Teungoh, yang tidak terlalu jauh dari rumah. Kedua, turun tanah anak Prof Sayuti di Panggoi.

Tapi siapa sangka, pesta di depan rumah telah mengurungku. Aku tidak bisa bawa mobil keluar karena ditutup. Ternyata, putra Pak Haji Basri yang di depan rumahku itu (boleh dibilang begitu meski tidak di depan persis), menikah dengan anaknya Pak Edy Rahmayadi, Gubernur Sumatera Utara.


03.jpg
Mobil Dinas LLAJR Medan ada di depan rumah, membuatku tidak bisa keluar.


04.jpg
Kalau belok ke kanan, aku akan berhadapan dengan deretan mobil yang panjang dan besar kemungkinan akan macet.


Pak Haji Basri sudah pernah beberapa kali menggelar pesta di rumahnya, baik yang besar untuk menikahkan anak maupun sekadar Maulid Nabi.

Namun, apa pun acaranya, tetap mengganggu pengguna jalan sekitar dan tetangga kiri kanan. Untuk pest pernikahan, banyak yang berpendapat baiknya digelar di hotel saja karena ia memiliki banyak tamu. Tapi ia menolak.

Ketika pesta pernikahan beberapa bulan lalu, aku juga hadir karena diundang. Nah, sebelum dan sesudah acara, ada beberapa kali jalanan ditutup karena ada kegiatan pasang tenda dan ini itu. Harusnya orang kaya memang buat pesta di hotel agar tidak menganggu orang lain, apalagi ada beberapa gedung yang dipakai, kecuali tidak ada pilihan lain.


06.jpg
Lorong menuju rumah Prof Sayuti.


IMG_9579.jpg


07.jpg
Turun tanah anak Prof Sayuti.


Ini bukan siriknya orang miskin yang belum kaya (semoga nanti jadi orang kaya juga). Tapi aku dan beberapa oran sekitar memang ada yang kesal karena jalanan ditutup.

Akibatnya aku baru bisa keluar setelah menjelang siang. Aku menelepon Bang @teukukemalfasya untuk mengajaknya sama-sama ke rumah Prof Sayuti di Panggoi.

Aku menjemput Bang TKF di rumahnya di Blang Panyang. Lalu ke rumah Prof Sayuti bersama-sama. Setelah itu aku mengantar Bang TKF pulang karena kondisinya memang masih kurang fit juga.

Rencana selanjutnya, ke rumah @levycore. Tapi tiba-tiba masuk kabar dari Bang Samsul Bahri bahwa ia sudah ada di Langa, Bayu, Aceh Utara. Sebelumnya, aku memang berencana melayat ke rumah duka di Desa Langa setelah mendapatkan kabar ibu mertua Bang Samsul alias Yah Con meninggal dunia.


05.jpg
Mengunjungi rumah ibu mertua Bang Samsul Bahri, Ketua KIP Aceh, di Langa, Bayu.


08.jpg
Dalam beberapa hari ini, sering koordinasi dengan Bu Dwi Fitri, dosen Prodi Ilmu Komunikasi, tak sengaja berjumpa dengannya di Taufik Kupi 2.


Akhirnya aku berangkat ke Bayu dengan Bang Indra Kobra, mantan anggota KIP Lhokseumawe. Kami menelepon @muammar yang memang putra Bayu asli. Belakangan aku jadi ingat. Beberapa acara penting dalam hidup Yah Con, aku dan @muammar selalu hadir.

Misalnya, ketika Yah Con mengikuti ujian doktoral di Universitas Sumatera Utara, aku dan @muammar juga hadir. Ini tentunya atas kehendak Allah, bukan sebuah kebetulan.

Aku di sana sampai sore karena kemudian beberapa kawan sudah hadir. Akhirnya, menjelang sore baru aku kembali ke Lhokseumawe dan singgah di Taufik Kupi-2.

Tak disengaja, di sana berjumpa dengan Bu Dwi Fitri. Belakangan, kami memang sering koordinasi untuk acara pelatihan jurnalistik di Korem 011/Lilawangsa. Tapi sore ini berjumpa.

Akhirnya aku berangkat ke Bayu dengan Bang Indra Kobra, mantan anggota KIP Lhokseumawe. Kami menelepon @muammar yang memang putra Bayu asli. Belakangan aku jadi ingat. Beberapa acara penting dalam hidup Yah Con, aku dan @muammar selalu hadir.

Misalnya, ketika Yah Con mengikuti ujian doktoral di Universitas Sumatera Utara, aku dan @muammar juga hadir. Ini tentunya atas kehendak Allah, bukan sebuah kebetulan.

Aku di sana sampai sore karena kemudian beberapa kawan sudah hadir. Akhirnya, menjelang sore baru aku kembali ke Lhokseumawe dan singgah di Taufik Kupi-2.

Tak disengaja, di sana berjumpa dengan Bu Dwi Fitri. Belakangan, kami memang sering koordinasi untuk acara pelatihan jurnalistik di Korem 011/Lilawangsa. Tapi sore ini berjumpa.

Karena Bu Dwi terlalu asyik bicara dengan kawannya, aku tidak mengganggu. Baru say hello setelah diskusi mereka berakhir.

Aku memutuskan pulang karena harus mengantar Bang Indra Kobra terlebih dahulu. Lagipula, aku merasa sangat lelah, harusnya tidur siang setengah jam saja sudah cukup.

Malamnya, aku mengecek akun di Indodax. Ada beberapa cryptocurrency yang terpaksa saya lepas karena sedang butuh uang untuk biaya masuk Kak Ami di SMA Modal Bangsa. Meski semunya habis terjual, masih tetap tidak bisa menutupi biaya tersebut.

Jadi, aku harus memikirkan jalan lain….[]


09.jpg
Ada yang terbeli, banyak yang terjual meski beberapa di antaranya harga akan naik. Maklum, tidak ada sumber lain belakangan ini.


follow_ayijufridar.gif

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
STEEMKR.COM IS SPONSORED BY
ADVERTISEMENT
Sort Order:  trending

Kasihan Bang @ayijufridar terperangkap, gara2 pesta H. Basri. Weleh weleh. he he he
Berarti nunggu sampai abis pesta gak bisa kemana-mana Bang ?

·

Nggak sampai selesai Bang @tucsond. Tapi begitu agak legaan sedikit, saya baru bisa keluar.

·
·

He he he...
Terima kasih Bang atas dukungannya.

Postingan yang sangat menginspirasi, terima kasih telah berbagi.

Cuma coret sana sini. Udah dapat vote besar. Memang yang senior senior selalu dapat perhatian. Hahaha....

·

Banyak juga yang nol koma, Pak @dsatria. Menulis sampai 500 kata dan foto sampai delapan lembar dengan caption, tetap nol koma. Tapi nikmati saja.

·
·

Berat... dan belum tentu ada yang vote.

·
·
·

Betul Pak @dsatria. But there is no way everyone can not distinguish a baking sheet with gold?

Selamat siang Bang @Ayijufridar
semoga tetap sehat dan semangat melalui hari-hari sibuk.

·

Salam @ranesa70. Sehat dan bahagia selalu.

Selamat siang Bang @Ayijufridar
semoga tetap sehat dan semangat melalui hari-hari sibuk.

IMG_20201008_202623.jpg


SELAMAT

Postingan anda telah mendapat kurasi secara manual dari akun komunitas @steemseacurator.
Terimakasih telah berpartisipasi dalam komunitas Steem SEA

Kami akan sangat berterimakasih jika anda bersedia mendelegasikan Steem Power (SP) anda untuk kemajuan komunitas Steem SEA ini

Salam hangat
Anroja

Link pintas untuk delegasi:
100SP 200SP 500SP 750SP
1000SP 1500SP 2000SP 2500SP 3000SP