The Diary Game [March 29, 2021] And was Finally Bedridden: How Pity Me...

2개월 전

01.jpg
Bangun tidur, kepala sakit sekali dan Dek Rafa memijatnya.


Suara tubuhku tidak menipu. Akhirnya aku jatuh sakit. Demam dan meriang. Senin dinihari, aku sampai menggigil kedinginan, mana anak-anak ini sanagt sensitif ketika AC dimatikan. Langsung terbangun.

Karena banyak minum air putih, aku terbangun beberapa kali sepanjang malam. Tidur tidak nyenyak, badan terasa panas sekali. Pagi-pagi, kepala terasa berat. Dek Rafa dengan baik hati dan penuh perhatian memijat, abangnya mengambil dokumen.

Hari ini banyak kegiatan di kampus. Pertama, aku harus mengajar di kelas di Kampus Bukit Indah, di Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Aku sudah membatalkannya sejak awal agar mahasiswa tidak terlalu lama menunggu.

Aku kesal juga dengan mahasiswa itu. Sudah tiga kali kuminta komisarisnya mengirim nomor sekaligus emailnya kepadaku agar bisa kukirimkan materi kuliah dan memberitahukan segala informasi seperti ini, demi kepentingan mereka juga.


02.jpg
Salah satu acara yang tidak dapat kuhadiri, tapi menerima kiriman foto untuk membuat berita: tahlilan bagi Pak Adnan Ganto.


Tapi belum juga diberikan. Aku tidak akan mengingatkan untuk keempat kalinya. Mahasiswa dan calon sekretaris kok begitu. Kupikir itu merupakan cara berkomunikasi yang buruk dengan dosen komunikasi.

Jadi, tergantung karakteristik mahasiswanya juga. Anak-anak Prodi Ilmu Komunikasi, sebagian besar memiliki komunikasi yang sangat baik, demikian juga mahasiswa Teknik Sipil.

Aku harus menghubungi dua petugas staf di Prodi D-III Kesekretariatan untuk memberitahukan aku tidak bisa masuk karena sakit.

Kegiatan kedua yang harus kubatalkan adalah tahlilan untuk Pak Adnan Ganto di Kampus Bukit Indah. Pak Rektor yang belum mengetahui aku sedang sakit, menelepon agar aku bisa menjadi MC acara tersebut.

Ketika aku bilang demam dan meriang, dia langsung kaget. “Kok kompak sekali orang humas semua sakit. Perlu di-swab nggak?” tanya Pak Rektor bercanda. Aku bilang tidak perlu.


03.jpg
Terakhir berjumpa dengan Desy Saputra sekitar tahun 2018 di Kalibata City, Jakarta. Akhirnya berjumpa via Zoom.


Memang orang Humas Unimal sakit semuanya dan hampir sama; demam, panas, dan meriang. Bang @teukukemalfasya sudah lebih dulu dan sudah diperiksa dokter, Riyan menyusul dan harus menginap di rumah sakit PT Arun. Bu Kur, @taministy, Bastin, dan kemudian aku sendiri.

Bahkan, Zulfa yang hanya membantu kegiatan di Humas kalau ada kegiatan karena dia bekerja di bagian lain, juga ikutan sakit. Padahal, kalau disebutkan penyakitnya akibat tertular, Zulfa justru tidak berjumpa dengan kami sudah sebulan lebih.

Jadi, ini memang agak aneh.


04.jpg


IMG_9522.jpg
Mengikuti pelatihan tentang agenda setting yang digelar ADB.


Meski sakit, aku tetap beraktivitas. Pertama, membuat berita untuk media internal kampus. Kedua, mengikuti pelatihan tentang agenda setting dan menulis rilis yang dimentori Desy Saputra. Ketiga, aku tetap membuat postingan di Steemit seperti biasa.

Aku terlambat mengikuti pelatihan tersebut karena pekerjaan lain. Begitu masuk, aku langsung melihat wajah Desy. Kami dulu sama-sama menjadi pengurus Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia. Waktu itu, Desy masih bekerja sebagai wartawan LBKN Antara dan aku di Jurnal Nasional.

Terakhir, kami berjumpa di Kalibata City, mungkin sekitar tahun 2017 atau 2018, aku tidak ingat persis. Yang masih segar dalam ingatan, waktu itu aku menumpang di apartemen Pak Haji Nazar bersama Tgk Rizwan yang waktu itu masih sama-sama menjadi anggota KIP Aceh Utara.

Desy tinggal di Kalibata City dan sedang jalan bersama suaminya. Setelah lama tak ada kabar, baru kali ini berjumpa dalam suasana yang tak terduga. Desy ternyata sudah menjadi staf ahli Presiden Jokowi. Hebat!

Kegiatan itu menjadi reuni kecil bagi kami. Aku tidak keluar rumah sampai malam. Seluruh kegiatan berlangsung di kamar. Kalau lelah, aku tidur, lalu bangun dan kerja lagi.

Sakit memang menyakitkan, sama halnya seperti disakiti.[]


05.jpg
Susu segar untuk pemulihan>

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
STEEMKR.COM IS SPONSORED BY
ADVERTISEMENT
Sort Order:  trending

Serunya dipijat anak

·

Betul, Om Jon. Bikin sakit jadi terangkat, hehehehe....