The Diary Game [March 30, 2021] Teaching When sick: I must be Strong |

지난달

01.jpg
Langit di Kampus Bukit Indah Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe.

Aku belum sehat betul, tetapi kalau tidak masuk hari ini, akan banyak pertemuan yang terlewati. Ke depan, aku yakin akan banyak melakukan perjalanan ke luar kota sehingga tidak bisa mengajar.

Apalagi, mata kuliah Pengantar Jurnalistik merupakan salah satu favoritku. Rasanya sayang kalau aku tidak masuk, mahasiswa juga sangat bersemangat. Mereka sangat disiplin waktu.

Tapi, aku menunggu sampai pukul 13:00 baru bisa mengabarkan mahasiswa, takutnya kesehatan memburuk dan aku tidak sanggup menyetir ke Kampus Bukit Indah yang biasanya membutuhkan waktu sekitar 25 menit!


02.jpg
Bersiap menuju kampus meski masih pucat.


03.jpg
Memeriksa ban, sepertinya harus diganti untuk istri dan anak-anak ke Banda Aceh.


Aku menyetir dengan hati-hati dan perlahan, apalagi tidak terlalu terburu-buru waktu. Sempat aku bingung kenapa ada dua mahasiswa yang mengingatkan aku untuk masuk secara online.

Kupikir aku salah melihat mata kuliah dan jadwal, ternyata tidak. Belakangan, aku baru sadar ada beberapa mahasiswa yang mengambil perkuliahan secara online. Mereka ada yang masih tinggal di Jakarta.

Harusnya, aku absen dulu ke Kampus Lancang Garam sebelum menuju Kampus Bukit Indah. Tanpa absen sidik jari, aku dianggap tidak hadir dan tidak bisa mendapatkan uang makan.

Tapi kalau aku ke Kampus Lancang Garam, maka dipastikan akan terlambat sampai di Kampus Bukit Indah, apalagi kalau sampai ada petinggi di sana dan bercakap-cakap atau sekadar bertanya yang tidak mungkin aku abaikan, sementara waktunya sangat sempit.


04.jpg
Gerbang Kampus Bukit Indah Universitas Malikussaleh. Berhenti untuk memeriksa saldo, tetapi ATM BNI Syariah rusak.


05.jpg
Ke Setia Motor untuk ganti ban.


Akhirnya, aku relakan tidak mendapatkan uang makan demi masuk tepat waktu. Toh, yang penting aku mengajar, tidak dihitung hadir, tak masalah. Di Indonesia yang penting memang administrasi, bukan substansi.

Aku sangat menikmati mengajar jurnalistik. Selain menyampaikan teori dan praktek, aku juga memaparkan pengalaman empiris baik pengalaman pribadi maupun pengalaman orang lain dalam liputan. Jadi, mahasiswa bisa mendapatkan semuanya.

Aku juga menggambarkan pengalaman Bang Al Chaidar ketika mengunjungi Arafat Nur menulis di tengah suasana panas di rumahnya. Arafat hanya mengenakan sarung dan singlet. “Dan dia merasa nyaman dengan itu,” ungkap Bang Al, heran.

Aku sendiri punya pengalaman serupa. Ketika menulis cerpen di kamar kos dengan menggunakan mesin tik yang kuletakkan di pangku. “Bagaimana mungkin bisa ngetik seperti itu,” tatap Pak Marzuki heran, beliau waktu itu guru di SMA Negeri 1 Lhokseumawe yang juga menyewa kamar kos dekat kamarku.


06.jpg
Alat untuk isi angin nitrogen dan untuk membuka ban mobil dari velg.


07.jpg
Tak butuh waktu lama untuk menunggu.


Dua pengalaman itu aku ceritakan untuk mengingatkan mahasiswa, kalau kita sudah terbiasa dengan suasana hangat ruangan kelas, kita akan merasa nyaman.

Di ruangan itu sebenarnya sudah ada AC, tetapi tidak cukup besar PK-nya dibandingkan dengan luasnya ruangan dan banyaknya mahasiswa.

Pulangnya, aku mengecek saldo di ATM BNI Syariat, tetapi harus kecewa karena tidak aktif. Sekali lagi, aku harus mengatakan bahwa sejak layanan konvensional diganti dengan syariah, layanan BNI cukup buruk.

Sekali lagi, aku harus mengatakan pula bukan syariah yang salah dan bukan aku tidak sepakat dengan syariah. Aku pernah bilang, aku sengaja buka rekening CIMB Niaga karena mereka sejak dulu syariah, sebelum Qanun tentang Lembaga Keuangan Syariah.


08.jpg
Ban baru. Harganya Rp800 ribu dan tak bisa kurang.


09.jpg
Serasa sudah sebulan tidak masuk ke kantor, padahal baru tiga hari.


Dua pengalaman itu aku ceritakan untuk mengingatkan mahasiswa, kalau kita sudah terbiasa dengan suasana hangat ruangan kelas, kita akan merasa nyaman.

Di ruangan itu sebenarnya sudah ada AC, tetapi tidak cukup besar PK-nya dibandingkan dengan luasnya ruangan dan banyaknya mahasiswa.

Pulangnya, aku mengecek saldo di ATM BNI Syariat, tetapi harus kecewa karena tidak aktif. Sekali lagi, aku harus mengatakan bahwa sejak layanan konvensional diganti dengan syariah, layanan BNI cukup buruk.

Sekali lagi, aku harus mengatakan pula bukan syariah yang salah dan bukan aku tidak sepakat dengan syariah. Aku pernah bilang, aku sengaja buka rekening CIMB Niaga karena mereka sejak dulu syariah, sebelum Qanun tentang Lembaga Keuangan Syariah.


Aku ingin mengambil uang untuk mengganti ban kiri belakang yang sudah aus dan tidak pernah diganti sejak 2004. Sudah beberapa kali ban itu ditempel karena bocor.

Kalau jadi, Bunda dan anak-anak akan ke Banda Aceh untuk menjemput Kak Uci. Sebenarnya, akan lebih baik jika Kak Uci pulang dengan mobil Hiace saja agar lebih murah.

Aku membuat perhitungan. Untuk ganti ban mobil, menghabiskan paling sedikit Rp800 ribu. Kemudian perjalanan Bunda dan anak-anak ke Banda Aceh paling kecil habis Rp1,2 juta. Bisa jadi lebih karena harus membayar driver juga, meski kalau tak diberikan uang pun, dia tidak apa-apa karena sudah seperti saudara sendiri.

Tapi nggak mungkin tidak memberikan uang karena dia sudah mengorbankan waktu dan tenaga, serta tidak memiliki pekerjaan tetap yang lain.

Tapi karena kupikir sekalian Bunda jalan-jalan ke Banda Aceh dengan anak-anak, biarlah keluar uang sedikit lebih banyak tidak jadi soal. Aku hanya harus bekerja lebih keras dan lebih cerdas untuk menanggung biaya sekolah Kak Ami minimal Rp7 juta pada bulan April nanti.

Ini bukan April Mop! Aku akan banyak menghabiskan uang di bulan April. Semoga Allah memberikan jalan keluar.[]


10.jpg
Langit Lhokseumawe yang mendung.

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
STEEMKR.COM IS SPONSORED BY
ADVERTISEMENT
Sort Order:  trending

Jadi rindu dengan bang Arafat, dalam bulan ini baru satu kali sempat berkomunikasi dengan beliau.

·

Saya malah jarang berkomunikasi dengan Arafat sejak dia pindah ke Ponorogo. Tambah hepi @arafatnur di sana. Resyi ajaklah dia menulis kembali di Steemit.

·
·

Siap, nanti saya coba telpon beliau

IMG_20201008_202623.jpg


SELAMAT

Postingan anda telah mendapat kurasi secara manual dari akun komunitas @steemseacurator.
Terimakasih telah berpartisipasi dalam komunitas Steem SEA

Kami akan sangat berterimakasih jika anda bersedia mendelegasikan Steem Power (SP) anda untuk kemajuan komunitas Steem SEA ini

Salam hangat
Anroja

Link pintas untuk delegasi:
100SP 200SP 500SP 750SP
1000SP 1500SP 2000SP 2500SP 3000SP

Postingan ini telah dihargai oleh @steemcurator08 dengan dukungan dari Proyek Kurasi Komunitas Steem.

Ikuti @steemitblog untuk mendapatkan info tentang Steemit dan kontes.

Anroja