The Diary Game : Selasa, 6 April 2021

지난달

20210406_113759.jpg
Pagi hari di depan pintu pagar.

Hari Selasa yang indah, di pagi hari saya membuka pintu rumah saya untuk membiarkan udara segar pagi hari memasuki rumah saya. Gang kecil di depan rumah saya terlihat sunyi. Hanya sekali-kali nampak orang yang berjalan melewati jalan tersebut. Mungkin karena masih pagi sehingga orang belum banyak yang beraktivitas ke luar rumah.

Mulai jam 6.30 pagi saya beraktivitas mencuci pakaian. Selesai mencuci saya segera menjemurnya dan selesailah tugas saya yang satu. Selanjutnya saya melanjutkan dengan beberapa aktivitas lain yang cukup menguras tenaga saya.

Jam 8.30 pagi saya menikmati sarapan pagi saya . Kali ini saya sarapan dengan nasi gurih yang dijual di depan warung kopi yang berjarak sekitar 300 meter dari rumah saya.

20210406_080524.jpg
Menikmati nasi gurih.

Jika makan nasi gurih saya lebih menyukai menu telur rebus karena lebih mudah dimakan dengan menggunakan sendok. Jika membeli nasi gurih dengan menu ikan atau ayam, saya lebih suka memakannya dengan menggunakan jari-jari tangan saya saja karena saya bisa memilah-milah tulangnya sehingga tidak tersangkut di kerongkongan saya.

Saya tidak suka makan ikan yang banyak tulang seperti ikan bandeng atau ikan mujair karena saya pernah tersangkut tulang ikan yang membuat saya merasa sangat tidak nyaman dan tulangnya tidak mau lepas-lepas dari tenggorokan saya walau saya sudah minum banyak, makan gumpalan nasi dan menelan pisang. Akhirnya saya mencoba cara seperti orang -orang tua dulu bilang yaitu dengan cara minum air dalam aweuk atau centong kuah yang terbuat dari batok kelapa dan ternyata berhasil.

Setelah makan saya langsung mandi. Setelah itu saya mengerjakan berberapa pekerjaan rumah lagi sampai suara azan zuhur berkumandang. Setelah itu saya shalat zuhur dan setelah itu saya menikmati makan siang saya. Setelah itu saya beristirahat siang.

20210406_171031.jpg
Tanaman bunga peliharaan saya.

Sore hari jam 4. 30 p.m

Seperti biasanya saya segera menunaikan shalat Ashar ketika suara azan berkumandang. Sekarang ini saya tidak pernah menunda-nunda waktu shalat lagi apalagi saya melihat sendiri saat-saat ibu saya meninggal dunia di depan mata saya yang membuat saya sangat sedih ketika mengenangnya.

Setelah shalat saya menikmati makanan cemilan di sore hari berupa gorengan yang terdiri dari bakwan dan tahu goreng. Namun setelah memakannya saya menjadi menyesal karena kerongkongan saya menjadi tidak nyaman karena makanan tersebut terlalu berminyak.

Setelah itu saya merawat tanaman saya serta menyapu halaman rumah. Setelah itu baru saya mandi sore dan menghabiskan waktu dengan bersantai saja.

Malam hari jam 8.00 malam.

Seperti biasa saya menuliskan diary saya untuk saya posting di blog steemit saya. Setelah itu saya menonton televisi lalu kemudian pergi tidur. Sekian dan terima kasih.

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
STEEMKR.COM IS SPONSORED BY
ADVERTISEMENT