Disamoun Ma Bloy, Legenda Penunggu Tu Panteraja

3개월 전

IMG_20210515_165257.jpg

Komplek Makam Tua Tu, Panteraja, Pidie Jaya. (Dok. Pribadi)

Saya masih baik-baik saja saat mengendarai skuter Beat dari arah Meureudu hingga melewati jembatan Kuala Pante Raja. Saat itu saya sama sekali tidak merasa mengantuk dan memacu kendaraan dalam kecepatan yang standar.

Belasan menit sebelumnya, saya baru ngopi dengan beberapa orang teman di sebuah kedai kopi di komplek terminal Meureudu. Saya masih ingat, seorang teman memberi tahu bahwa dia membawa udang lobster air tawar yang dikirimkan oleh abangnya dari Bener Meriah.

Satu kantong plastik kresek lobster yang berukuran tak lebih besar dari ibu jari itu lalu diserahkan ke penjual mie untuk diselesaikan secara 'adat' sebelum berakhir di wajan penggorengan. Malam terakhir ramadan itu, kami menumpas mie goreng basah campur lobster sambil mengobrol panjang lebar hingga dini hari.

Saya melirik ke layar ponsel, waktu telah menunjukkan pukul 00.30. Sementara teman-teman lain masih asyik mengobrol, saya undur diri untuk pulang ke Njong.

Salah seorang teman minta saya saya jangan pulang dulu, tapi menunggu datangnya waktu sahur. Saya bersikeras harus pulang karena istri saya mengirimkan pesan melalui WhatsApp minta dibelikan obat nyamuk dan sabun mandi.

Saya memboyong istri serta anak-anak dari Lhokseumawe untuk mudik ke kampung halaman di Njong, mereka lebih dulu tiba karena naik angkutan umum. Sementara saya lebih memilih mudik dengan mengendarai skuter dan singgah di Meureudu saat waktu buka puasa tiba.

Usai berpamitan ke teman-teman, salah seorang teman berpesan kalau saya sudah tiba di rumah jangan lupa untuk mengabarinya via WhatsApp. Saya meninggalkan Terminal Meureudu setelahnya tanpa ada firasat buruk apapun.

IMG_20210515_165058.jpg

Tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan yang saya alami (12/05/2021), Tu Panteraja, Pidie Jaya. Masih 'wilayah kekuasaan' Ma Bloy. (Dok. Pribadi)

Setelah melewati jembatan Kuala Pante Raja, saya tidak teringat lagi apa yang terjadi. Tahu-tahu saya sudah berada di sebuah ruangan dengan bau obat-obatan yang menyeruak menusuk hidung. Saya seperti baru tersadar dari bangun tidur dan merasa ada suatu hal aneh yang terjadi.

Saya bisa merasakan kepala saya terasa pusing, seperti baru terbangun dari tidur. Sementara pikiran saya masih mengawang-awang, bertanya-tanya pada diri sendiri apa yang sedang terjadi, seorang pria berpakaian putih sedang mengusap-usap ibu jari kaki kiri saya yang berdarah dengan perban basah.

"Kamu kecelakaan, Roet." Ujar seseorang yang bisa saya kenali dari suaranya. Itu adalah Cek Li, Om saya. "Syukur ada orang baik yang kebetulan lewat melihatmu terkapar di tepi jalan dan membawamu ke Puskesmas Lueng Putu."

Kecelakaan? Kenapa bisa? Di mana? Saya masih kebingungan sendiri. "Kamu kecelakaan di Tu, Pante Raja. Syukur tak seberapa parah. Kata orang Caleu yang membawamu ke sini, helm mu pecah, sepertinya karena terbentur benda keras dan kamu dalam keadaan tidak sadarkan diri." Ujar Cekli seakan bisa mendengar isi hati saya.

"Skuter saya?" Saya segera teringat dengan skuter beat saya. "Alhamdulillah, aman. Tidak ada yang rusak, cuma lecet dikit di spakbor depan. Tadi teman orang Caleu itu yang bawa beat kamu ke sini."

Usai luka-luka di kaki, paha, dan bahu—semuanya sebelah kiri—saya diobati, saya diperbolehkan pulang dengan menumpang mobil Om saya. Skuter saya ikut dibawa pulang oleh salah seorang pekerja Om saya.

Di rumah, saya disambut oleh keluarga besar saya yang sedang panik setelah mengetahui kejadian yang menimpa saya. Istri dan anak-anak saya menangis begitu melihat kondisi saya yang masih kepayahan berjalan. Setelah semua mendengarkan kronologis yang terjadi dari Om saya, mak saya berujar "peu teuga that kabalap sampe isamoun keuh le Ma Bloy bak Tu njan?" (Apa kencang kali kamu balap sampai dibawa halusinasi oleh Ma Bloy di Tu itu?)

"Ma Bloy", orang-orang di Pidie Jaya tentu sudah familiar dengan nama Ma Bloy. Orang mempercainya sebagai makhluk halus penunggu Tu, Pante Raja. Alamak! Sakti betul Ma Bloy itu, sementara para iblis, setan, jin, dan semua spesies makhluk halus dirantai oleh malaikat selama bulan ramadan, Ma Bloy kok bisa bebas berkeliaran dan sempat-sempatnya bikin sweeping di jalan raya. Pikirku![]

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
STEEMKR.COM IS SPONSORED BY
ADVERTISEMENT
Sort Order:  trending

Turut berduka, pantas saja Tak kelihatan bbrp hari ini di beranda. Semoga cepat pulih. Seram juga it lokasi Yaa.. itu bukan di tepi jalan raya medan-banda?

Penyamunnya pasti perempuan, orang ganteng tak baik jalan sendiri malam2
Minal Aidin wal Fa'idzin 🤝

·

Itu di jalan raya medan-banda, cint... Pante raja

·

@dipoabasch Hehe, iya bang. Lokasinya di tepi jalan raya Banda Aceh - Medan. Di situ ada makam kuno, dan konon sering terjadi kecelakaan. Aku sih nggak percaya digituin sama Ma Bloy, kebetulan aja mungkin karena ngantuk pas bawa motor :D

Selamat Hari Raya, ya. Mohon maaf lahir dan batin :)

Nyan kadang aneuk ma bloy yang agak batat bacut ji tubiet dari geurupus jak pagap droe neuh @akukamaruzzaman, semoga bagah sehat lom syedara lon bak meutuwah

·

Hahaha..kalagei Mak Erot chit, na penerus jih :D

Amin, terimakasih Bang :)

·
·

Talo mak Erot nyoe lagee nyan model hai

Allahu Akbar, pasti nyan wab lobster lam mie gureng😁kadang na roih laén2 was neuk lam bumbu🤔 tingat löen nyan kubu nyang sabée geu salop ija putéh Yaa? Na Ma Bloy hinan rupajih... percaya tak percaya, kok seungèu malam nyan? Kon teungoh ramée that ureung mudik..
Beu rijang sehat droun, Hana nyang patah kôn?

·

Lon pike meunan chit, karena biasa lon leuh pajoh makanan kolestrol tinggi, laju hana tuho tunong-baroh.

tingat löen nyan kubu nyang sabée geu salop ija putéh Yaa? Na Ma Bloy hinan rupajih

Ya, dan menurut ureung-ureung peugah 'meuasoe' daerah njan ijaga le M Bloy :D

Kondisi jinoe Alhamdulillah kalumayan sehat.

Semoga beubagah puleh bg...

·

Amin, terimakasih Pon :)

Innalilahi.. Semoga cepat sembuh kanda.
Nyan ken meutuba le kamoe beh..😂😂🤭
(anroja)

·

@anroja, Alhamdulillah njou ka meumada teuma, Ketua :D

Nyan ken meutuba le kamoe beh..😂😂🤭

Hahaha, chit kameunan tanjou katuha, bacut keunong makanan kolestrol tinggi laju diwarning le alam khekhe

·
·

Alhamdulillah...😊😊