Satu Siang Ujung Februari Belakang Kampung

5개월 전

IMG_20210220_154329.jpg

TAK ADA HAL paling menenangkan kecuali pada suatu hari lepas siang, sekira dua jam sebelum matahari turun, kau berada di sebuah dangau kecil pinggir sawah. Kau duduk berleha-leha dengan santainya, sementara di hadapanmu, sejauh mata memandang, hijau alam menghampar dilatari pepohonan rimbun batas kampung, bukit, dan garis horizon. Angin menyemilir. Pucuk daun padi yang ditanam manual dalam formasi lurus simetris mengalun ritmis membuat hamparan hijau di depan mata tampak lebih berkilau dalam kehijauannya yang sempurna. Umpama kain beludru yang disentuh segala kelembutan tangan seorang ibu.

Diliput segala ketenangan yang ada. Ketenangan luar dalam pada lingkup fisik dan pikiran. Kau mencoba mencari-cari arti kata damai, mereka-reka kesejatian maknanya. Atau boleh jadi meredefinisikan kembali bahwa sepatutnya kata damai itu dipahami seperti halnya yang tengah kau alami saat ini. Kau masyhuk dalam suasana nir hiruk pikuk. Kesibukan yang kau alami saat-saat seperti ini hanya sebatas menyerap energi yang berhimpun di sebalik keteduhan hijau alami. Serupa orang meditasi. Yang ekstase berkali-kali dalam keberdiaman diri.

IMG_20210220_151559.jpg

Gemericik air di alur kecil belakang dangau. Kicau burung. Kesiur angin. Sementara awan berarak dan pucuk daun pinang, nyiur, padi bergoyang-goyang santun, mengikut terpa angin yang karena demikian sepoinya akan membuat bebuluan di tubuhmu meremang, kini, kau dikepung oleh rasa kantuk yang amat sangat. Ketenangan yang sebelumnya kau hidu dalam-dalam jadi sedikit terganggu. Kau terlibat dalam pertarungan kecil; antara memasrahkan diri pada kehendak tubuh dan tertidur. Atau melawan rasa kantuk dan meditasi yang membuatmu ekstase berkali-kali tetap lanjut seperti sedia kala.

Sampai pada permasalahan kecil ini, kau jadi sepenuhnya paham. Bahwa kantuk dan kehendak berak sama saja. Tak ada kuasa apa pun yang membuatmu bisa menahannya dalam keadaan santai sentosa. Meditasi hijau yang tengah kau tekuni di dangau kecil pinggir sawah itu berhenti. Kau lelap serta merta. Kau hilang dalam keterpejaman. Segala keteduhan, kedamaian, dan ketenangan yang tercerap fisik dan pikiran berganti dengan kecamuk kerubung nyamuk ketika kau terjaga. Petang menuju akhir; ambang maghrib kini.

IMG_20210220_154359.jpg

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
STEEMKR.COM IS SPONSORED BY
ADVERTISEMENT
Sort Order:  trending

JustNetwork 7th Anniversary Airdrop Party

Get 350 STEEM Airdrop
This Airdrop is only for steem users with 40+ reputation score
Join And Claim Now

·

@rapsantos Your comment cointains a link that is on my blacklist ❗ ❗ ❗ ❗

@bookrak, do NOT click on the link above in their comment.

Reason: PHISHING
Link: "justnetwork.tech*"     => DO NOT CLICK


More info: https://hive.blog/hive/@keys-defender/phishing-campaign-on-hive-be-aware, https://hive.blog/hive-121566/@louis88/scam-alert-there-is-no-1000-jst-airdrop-hive-steem-blurt#@keys-defender/qieq2p, https://hive.blog/hive/@keys-defender/new-feature-phishing-detection-and-auto-reply
And why are you still using this unsafe platform anyway?? 🤦‍♂️ At least change your private keys and recovery account.
Comment 10% downvoted to make it less visible. This message is self-voted to be more visible among others.

@keys-defender