The Square / ALUN-ALUN KOTA BANDUNG

8개월 전

Keberadaan Alun-alun di indonesia menurut sejarah, sudah ada sejak jaman kerajaan dan sebagai lambang kekuasaan raja-raja pada jamannya, penempatan alun-alun sebagai Central di wilayah perkotaan yang ditunjang dengan menempatkan fasilitas sebagai pendukung kebutuhan perkembangan wilayah.

Seperti fasiitas perdagangan, fasilitas pemerintahan, fasitas ibadah fasilitas sosial dan fasilitas umum seperti alun-alun, yang dirancang oleh perencanaan kota sejak zaman dahulu.

Alun-alun Kota Bandung merupakan sarana fasilitas untuk kepentingan umum, alun-alun merupakan suatu lapangan yang luas dan berumput dielilingi oleh jalan digunakan kegiatan masyarakat.

Alun-alun Kota Bandung terletak di jalan Asia Afrika, balonggede regol Kota Bandung, letaknya yang strategis tidak terpisahkan dengan Masjid Agung dalam satu hamparan, kedua aktifitas saling mendukung, alun-alun bisa difungsikan sebagai perluasan Masjid pada waktu menyambut kegiatan hari besar islam seperti pelaksanakan Sholat Idhul Fitri dan Idhul Adha.

Rumput Sintetis
Alun-alun sebagai ruang terbuka dan ruang publik tempat berkumpul masyarakat untuk bersosialisai antar warga, dan sebagai paru-paru kota serta menjadi land mark perkotaan.

Dengan kemajuan teknologi, alun-alun Kota Bandung, yang dalunya ditanami rumput alami bergeser dengan menggunakan rumput buatan atau kita kenal Rumput Sintetis, rumput sintetis biasa dipakai untuk lapang sepak bola, rumput sintetis konsep pertama yang digagas di Jawa Barat.

Rumput sintetis menjadi Primadona bagi pengunjung dan familiar, rumput sintetis perawatannya lebih mudah jika dibanding dengan rumput alami, bagi masyarakat jawa barat alun-alun Kota Bandung yang letaknya di pusat kota dan diapit oleh beberapa fasilitas menjadi alun-alun banyak dikunjungi oleh masyarakat, hanya sekedar duduk- duduk dengan keluarga melepas lelah, dipojok alun-alun disediakan tempat bermain anak-anak seperti ayunan, serodotan.

Pengunjung bukan saja dari Kota Bandung tapi dari luar bandung, aturan juga diterapkan di kawasan alun-alun, seperti kalau mau ke halaman alun-alun rumput sintetis tidak boleh memakai alas kaki, taman alun-alun Kota Bandung dibuka 24 jam.

Pengamanan di kawasan alun-alun dijaga dan diawasi oleh Satuan Pamong Praja, menurut salah seorang Satpol PP, untuk keamanan dijaga 24 jam dibagi dua shif dengan jumlah keamanan 70 personil, shif pagi sampai malam dijaga 35 personil dan malam sampai pagi dijaga 35 personil.

Berbagai tanaman bunga yang berwarna merah, kuning, hijau, ungu, menjadi magnet tersendiri, menambah suasana taman lebih indah, pohon peneduh disekitar masjid dan taman alun-alun.

Menjelang akhir pekan jumlah pengunjung ditaman alun-alun semakin banyak, dimalam hari kawasan taman alun-alun terlihat warna warni lampu menjadi suasana lebih indah.

Taman alun-alun kota bandung ditata dengan baik, pengunjung silih berganti, pengunjung bisa mengatur sendiri mencari tempat diatas rumput sintetis tersebut.

Pada akhirnya sebagus apapun yang dibangun kalau tidak dirawat dan menjaga kebersihan kawasan tersebut akan menjadi kumuh.
Bandung, 17 September 2019.

Posted using Partiko Android

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
STEEMKR.COM IS SPONSORED BY
ADVERTISEMENT
Sort Order:  trending

Thank you so much for being an awesome Partiko user! We have just given you a free upvote!

The more Partiko Points you have, the more likely you will get a free upvote from us! You can earn 30 Partiko Points for each post made using Partiko, and you can make 10 Points per comment.

One easy way to earn Partiko Point fast is to look at posts under the #introduceyourself tag and welcome new Steem users by commenting under their posts using Partiko!

If you have questions, don't feel hesitant to reach out to us by sending us a Partiko Message, or leaving a comment under our post!