Terperangkap Di Warung Berukuran 7×10 meter

2개월 전

IMG20200213112356.jpg


Warung kopi adalah kuil tempat kita memuja berhala yang bernama Dewi Sosialita. Di kuil ini aplikasi system berpikir kolektif diupdate tiap menit sehingga sang ummat selalu merasa diri bagian tak terpisahkan dari ritual penyatuan persepsi. Warung kopi adalah kamp konsentrasi tempat kita dijajah oleh ketakutan untuk tampil beda, mandiri, dan individualistis

Begitulah fakta yang terjadi di warung kopi. Setiap beda harus dikonflikkan. Setiap yang tinggi harus direndahkan. Setiap aib harus dibedahkan. Setiap salah harus dikalahkan. Setiap yang pintar harus dibodohkan. Setiap yang maju harus dimundurkan. Setiap yang strategis, harus dibuat ditangiskan. Setiap yang bijak harus dibajak. Bahkan sampai setiap kemajuan harus dipertanyakan.

Terperangkap Di Warung Jadul


Pulang dari aktifitas, siang ini saya kembali terperangkap di salah satu warung kopi jadul. Kenapa saya bilang jadul? Karena kedai kopi ini, sama sekali tidak mengikuti era modernisasi yang menjalankan berbagai konsep penjualan kekinian, modern dan tertata rapi


IMG20200213112453.jpg


Terlepas dari kesan jaman dulu atau modern, namun saya tetaplah bukan seorang pemburu kopi yang bercita rasa modern yang tau berbagai jenis dan rasa kopi. Saya hanyalah seorang biasa yang terkadang ke warung kopi hanya sekedar singgahan untuk membuat postingan, atau sekedar mendapatkan layanan WiFi saat data internet di kartu saya kepepet

---oooo00oooo---

Warung kopi yang menurut saya jadul ini karena didalamnya hanya menyediakan jajanan biasa buat anak-anak, seperti kerupuk, kacang goreng maupun beberapa jenis kue kering yang dititipkan pembuatnya. Kesan jadul dari warung kopi ini kian terasa saat melihat proses pembuatan kopi yang hanya menggunakan air dari termos, jadi buat pecinta kopi sejati, jangan harap akan mendapatkan kepuasan


IMG20200213113701.jpg


Saya yang kebetulan duduk bersebelahan dengan mareka hanya memesan minuman ringan edisi 90 an, yaitu sebotol limun siap saji rasa pandan buatan masyarakat Aceh asli. Di beberapa tempat di perkotaan minuman botol ini tidak ditemukan lagi. Seiring kemajuan zaman yang kian berkembang, minuman lokal ini kalah bersaing dengan berbagai produk luar seperti, teh Sosro, fanta, sprite, coca cola dan lainnya


IMG20200213113612.jpg


Kata “limun” Lahir dan tumbuh besar di tahun 90-an memang menjadi kebanggaan tersendiri waktu itu, pasalnya, di tahun 90-an film-film kartun masih berjaya dan banyak diputar di stasiun TV nasional. Selain itu, di tahun 90-an belum ada smartphone, sehingga lebih banyak kenangan menarik yang tercipta bersama teman-teman dan keluarga. Selain kenangannya, jajanan jadul dan minuman yang populer di tahun 90-an ternyata juga bikin kangen. Apalagi sebagian besar minuman tersebut sudah tidak dijual lagi di pasaran. Dan untuk warung-warung kopi jadul di sudut perkampungan seperti ini masih kita temukan, Menurut sumber ini


IMG20200213114730.jpg


Harga limun cenderung lebih murah dibanding minuman bersoda. Limun bisa langsung diminum dengan es batu, sehingga membuat minuman ini nampak serupa dengan Orson. Bedanya, Orson tidak mengandung soda, sedangkan limun sebagian besar mengandung soda.

---oooo00oooo---

Inilah artikel singkat kali ini, semoga ada manfaat, terutama buat penulis. Terimakasih telah mengikuti perjalanan saya kali ini, semoga bisa bersama lagi dikesempatan lainnya dengan story' yang berbeda. Tetap semangat dan mari ciptakan kreatifitas dengan konten original

Mari saling mendukung lewat komunitas Steemzzang Indonesia, DUKUNG dan BERGABUNGLAH

Discord Steemzzang

Untuk menuju kehidupan modern dan lebih terarah, bergabunglah bersama kami, kunjungi : http://www.atomy.com/id/Home dan gabung juga dengan steemzzang

IMG_20200109_225635.jpg

Captured taken with OPPO F1 Plus| © Image & text are my own | Category : Photography | Location : North Aceh-Indonesia.

be8e8e9d3f.png

Original Content


IMG_20190731_031749.jpg

20200111_235336_0000.png

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
STEEMKR.COM IS SPONSORED BY
ADVERTISEMENT
Sort Order:  trending

Masih ada limun, ya? Minuman kesukaanku waktu kecil era tahun 80-90-an. Begitu minum, langsung terasa "mak sriing....." di kening. Hahaha....

·

Benar banget mas. Ini adalah salah satu produk lokal home industri, bahkan masih ada sampai kini terutama di warung-warung tertentu

Terimakasih udah mampir disini @maskuncoro